Cinta Kita Diuji Sepuluh Pasang Musim
Senin yang riuh, bawalah daku ke ahir pekan yang jauh, lagi sunyi. Peluklah doa-doa saya, yang terlampau lelah, dan terkapar. Pada muara mana, dan arus seperti apa, rindu berpaut.
Saban hari, dan mungkin nanti. Cinta kita masih diuji sepuluh pasang musim dari utara.
Ingatlah selalu tamsil Jokpin ini; " kita adalah cinta yang berjihat melawan trauma". Saya mengamininya.
Ternate, 23 Mei 2016

Comments
Post a Comment