Angka-angka dialmanak sedang memburu waktu, dan
aku menatapnya dalam sekali, sambil membayangkanmu, sayangku.
Aku tidak bisa mencintai dengan cara memburu.
Sepenuh lapang, telah kuwakafkan
Cinta penuh seluruh.
Bukan memburumu dengan puisi pilu yang luruh.
Ternate, 4 June 2016
Comments
Post a Comment