Kamu, Teluk Yang Menyimpan Arusku

Ingatan saya begitu rapuh mengurai kenangannya sendiri
Tapi rasanya muskil, jika namamu abai dalam puisi-puisi saya
Kamu adalah arus Halmahera yang mengalir deras diingatan.
Arus yang mengantar saya menjumpai kenangan, termasuk segala luka di teluk galala.
Waktu jua, yang mengantar dirimu menjadi teluk. Menyimpan segala arus yang mengalir dariku.
Pantai Sasa dini hari, 26 Mei 2016. Pkl : 04.52

Comments

Popular Posts