Kepada Rajif Dulchlun
Halmahera
Dalam kedirianmu, kenyataan lalu-lalang, keluar-masuk, hilir-mudik, tumpang-tindih.
Halmahera adalah purnama, adalah mimpi yang belum seutuhnya terang.
Kebangunannya, disusun dari mitos-magis, imaji yang tak berakar ruang-waktu
halmahera bagai sebuah epos.
Hanyalah riwayat yang berkisah langit-langit, kayangan yang memabukan.
Hanyalah riwayat yang berkisah langit-langit, kayangan yang memabukan.
Rajif, halmahera kita harus membumi
Ternate, akhir june (29) 2016.

Comments
Post a Comment