Tiada Ragu Jojaru Halmahera
Segelas, dua, tiga gelas sudah kuteguk tuak merah, buatan jojaru Halmahera.
Jangan coba-coba ajari mereka bicara gender, sebab saban hari moyang-moyangnya memandang alam sebagai Ibu. Rahim segala muasal.
Disini, para Jojaru terbiasa cahai saloi, memegang parang, dan kerap panjat cengkeh-pala.
Segelas, dua, tiga gelas sudah kuteguk tuak merah, buatan Jojaru Halmahera.
Lalu apa lagi yang buat kita ragu kesetiaan Jojaru Halmahera..?
Ternate, 25 Juli 2016

Comments
Post a Comment