Momunumen Di Keningmu
Terlalu banyak waktu, kugunakan untuk menulis di keningmu, dan sia-sia. Serupa kemarau, daun-daun meninggalkan dahan satu demi satu. Layu dirontoki waktu dan musim.
Kali ini kupahat elegi di keningmu dan mengidungnya sepanjang hari.
Di keningmu juga berhasil kuarsipkan kenangan. Di situ pula, aku hendak menjadikannya menumen. Agar tak muda layu dirontoki waktu dan musim.
Ternate, 01 Agustus 2016

Comments
Post a Comment